Berikut Beda Ovo Finance Yang Di Cekal OJK Dengan Ovo Dompet Finance

  • Whatsapp
Berikut Beda Ovo Finance Yang Di Cekal OJK Dengan Ovo Dompet Finance

Tidak boleh salah paham, ini berbeda OVO Finance yang ditangkap OJK dengan OVO dompet digital. Kewenangan Jasa Keuangan (OJK) barusan mengambil ijin usaha ke perusahaan pendanaan PT OVO Finance Indonesia.

Sesudah trending di internet rupanya banyak yang salah, jika pencekalan itu diperuntukkan ke OVO dompet digital. Walau sebenarnya OVO Finance tidak ada hubungannya dengan OVO dompet digital.

OVO dompet digital sebagai perusahaan di bawah lindungan PT Visionet International. Juru Berbicara OJK Sekar Putih Djarot sampaikan penegasan berkaitan ketidaksamaan dompet digital OVO dan OVO Finance Indonesia.

“OJK mengambil Ijin Usaha PT OVO Finance Indonesia (OFI) yang disebut perusahaan pendanaan.” “Substansi yang lain dengan basis OVO (PT. Visionet Internasional) yang disebut pelaksana uang electronic ” “Di bawah pemantauan Bank Indonesia,” terang Sekar dalam penjelasannya, Rabu (10/11/2021).

Ia menerangkan, pencabutan ijin usaha OFI dilaksanakan karena perusahaan kembalikan ijin usaha. Hal tersebut berdasar keputusan pemilik perusahaan karena pemikiran factor external dan intern PT OVO Finance Indonesia.

Mengenali OVO Finance Indonesia

PT OVO Finance Indonesia ialah perusahaan pendanaan yang beralamat di Gedung Lippo Kuningan Lantai 17 Unit D.

Persisnya di Jalan HR Rasuna Said Kav B-12 RT 017 RW 07, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12940.

Sesudah ijin OVO Finance ditarik OJK, karena itu PT OVO Finance Indonesia dilarang memakai kata finance”,

OJK menjelaskan jika perusahaan yang ijin upayanya ditarik dilarang memakai kata “finance”, “pendanaan”,

dan/atau kata yang mencirikan aktivitas pendanaan atau kelembagaan syariah dalam nama perusahaan.

Ini sama sesuai Pasal 112 POJK Nomor 47/POJK.05/2020 mengenai Hal pemberian izin Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pendanaan dan Perusahaan Pendanaan Syariah.

© Disiapkan oleh Tribunenewsmaker.com Simbol Kewenangan Jasa Keuangan. (Kewenangan Jasa Keuangan) Ijin OVO ditarik OJK lewat Keputusan Dewan Komisioner Kewenangan Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021 kemarin.

Dengan ditariknya ijin usaha itu, OVO Finance Indonesia dilarang lakukan aktivitas usaha di bagian perusahaan pendanaan.

Sesudah OJK cabut ijin OVO ini juga, OFI diharuskan untuk menuntaskan hak dan kewajiban sesuai ketetapan.

Ada 3 point hak dan kewajiban yang diamanahkan ke perusahaan OVO Finance Indonesia.

Berikut 3 point yang diharuskan OJK berkaitan penuntasan hak dan kewajiban selesai OVO ditarik perizinannya:

– Penuntasan hak dan kewajiban debitur, kreditur, dan/atau pemberi dana yang memiliki kepentingan.
– Memberi info dengan jelas ke debitur, kreditur, dan/atau pemberi dana yang memiliki kepentingan berkenaan proses penuntasan hak dan kewajiban.
– Sediakan pusat info dan aduan nasabah di intern perusahaan.

Berbeda OVO Finance dan dompet digital OVO

PT Visionet Internasional yang sediakan service dompet digital OVO membuka suara. Perwakilan OVO membuka suara berkaitan penutupan yang sudah dilakukan OJK pada PT OVO Finance Indonesia. Head of Public Relations OVO Wangii Supit memperjelas, faksinya yang beroperasi di sektor uang electronic. Dan hal tersebut pasti berlainan dan tidak ada hubungannya benar-benar dengan OVO Finance Indonesia.

“OVO Finance Indonesia ialah perusahaan multifinance yang tidak ada hubungan benar-benar” “dan tak pernah jadi sisi dari barisan perusahaan uang electronic OVO (PT Visionet Internasional)” “yang memperoleh ijin sah dari Bank Indonesia,” papar ia ke Kompas.com, Rabu (10/11/2021).

OVO ialah program smart yang memberi pemakainya peluang semakin besar kumpulkan point di beberapa tempat. OVO dapat dipakai untuk berbisnis di semua merchant bertanda OVO Accepted Here.

Disamping itu OVO dapat kumpulkan dan memakai OVO Points di merchant bertanda OVO Zona. Wangii pastikan jika service uang electronic OVO masih tetap jalan normal.

Maknanya, pemakai service dompet digital OVO masih tetap dapat lakukan transaksi bisnis seperti umumnya karena tidak berkaitan dengan peristiwa OJK cabut ijin usaha OVO Finance Indonesia. “Semua operasional dan service uang electronic OVO dan beberapa perusahaan di bawah OVO Grup berjalan seperti” “biasa, normal, dan tidak ada permasalahan benar-benar,” sebut Wangii.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments