Berikut Tips Aman Berinvestasi Untuk Anak Muda

  • Whatsapp
Berikut Tips Aman Berinvestasi Untuk Anak Muda

Angkatan muda kurang mendapatkan pembelajaran dan sering ceroboh lakukan investasi. Mengakibatkan mereka alami rugi bahkan juga jadi korban investasi bodong. Walau sebenarnya ada panduan untuk menghindar itu.

“Tips-nya simpel, dalami beberapa jenis investasi, ketahui, baru mengambil keputusan. Tidak boleh di-skip (dilalui), semua by process. Investasi itu ibarat cari jodoh. Ketahui dahulu, pas, baru dilamar,” kata Kepala Seksi Pasar Modal Syariah Bursa Dampak Indonesia (BEI), Irwan Abdulloh.

Read More

Irwan jadi pembicara dalam talkshow online ‘Investasi Syariah dan Bermacam Kebaikannya’ ajang Center for Sharia Financial and Digital Economy (Shafiec) Kampus Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Sabtu (25/6).

Menurut dia, angkatan muda memang memimpin beragam produk investasi sekarang ini. Sekitaran 90 % investor di instrument investasi syariah bahkan juga berumur muda.

“Di teori investasi, anak muda dianjurkan untuk investasi tertentu seperti saham. Tetapi datanya saat ini lain. Investasi sukuk retail yang cocoknya untuk emak-emak ramai oleh anak muda,” ucapnya.

Jumlahnya investor muda di pasar modal syariah tidak terlepas dari beberapa pendekatan yang sudah dilakukan instansi investasi, seperti melalui program dan komune.

“Anak muda senangnya ramai-rame, semua dibicarakan, dan aktif di aktivitas sosial. Kita hasutan untuk investasi dengan komuitas. Dengan bahasa mereka itu istilahnya kerjasama atau kolab,” katanya.

Karena mengarah anak muda, nilai investasi juga diawali dari jumlahnya yang dapat dijangkau. Apa lagi kekuatan ekonomi setiap wilayah mereka tinggal berlainan, seperti Yogyakarta.

“Umumnya masih struggle menjadi investor muda. Karena itu saat ini dengan Rp10 ribu bisa membuka reksadana syariah, Rp100 ribu dapat invest saham, dan Rp2 juta untuk sukuk retail.”

Menurut Irwan, nilai investasi yang dapat dijangkau oleh anak muda itu jadi keunggulan bersaing untuk dunia investasi Indonesia. “Karena itu perkembangan investasi kita cepat di dunia dan ini jadi identitas pasar modal syariah Indonesia,” katanya.

Tetapi satu kali lagi dia mengingati keutamaan mendidik diri berkenaan investasi. Saat sebelum investasi anak muda harus juga terpenuhi tuntutan hidupnya lebih dulu. “Yang terpenting harus juga punyai tabungan,” katanya.

Tangkapan monitor talkshow investasi syariah UNU Yogyakarta. Photo: Dok. UNU Yogya Dekan Leadership Academy Bank Syariah Indonesia (BSI) University, Taufik Machrus, menambah angkatan muda sekarang ini mempunyai tiga watak yang pas dengan cuaca investasi sekarang ini. Ke-3 ciri-ciri itu ialah pemuda mempunyai nilai atau nilai-nilai bagus, kepedulian sosial yang tinggi, dan punyai tujuan akan masa datang.

Menurut Taufik, tiga ciri-ciri itu memengaruhi pengendalian keuangan mereka. “Jika dahulu pengendalian keuangan itu setahap, yakni mengurus aliran kas dahulu, lalu investasi, baru financial engineering. Tetapi saat ini anak muda melakukan bertepatan dan sekalian,” katanya.

Karena itu, instansi keuangan harus tangkap kesempatan itu dengan mempersiapkan mekanisme dan service untuk angkatan muda, terhitung instansi investasi syariah.

“Industri keuangan syariah harus tangkap kesempatan ini. Bila diatur secara baik bisa menjadi maksimal dan terbentuk good aliran kas, good investment, dan good financial engineering dari anak-anak muda. Karpet merah harus dipersiapkan untuk milenial,” katanya.

Rektor UNU Yogyakarta Widya Priyahita Pudjibudojo. Photo: Dok. UNU Yogya Rektor UNU Yogyakarta Widya Priyahita Pudjibudojo mengharap acara ini bisa memperkenalkan instrument keuangan syariah ke angkatan muda.

“Moment ini diadakan untuk tingkatkan literatur keuangan syariah, instrument investasi syariah, dan sertifikasi halal,” katanya.

 

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments