Cara Membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) Yang Benar

  • Whatsapp
Cara Membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) Yang Benar

Apa itu Surat Izin Tempat Usaha?

SITU atau ‘Surat Izin Tempat Usaha’ merupakan sebuah surat yang dikeluarkan untuk badan usaha, perusahaan, perseorangan yang membuka tempat usaha. Surat legalitas ini dikeluarkan oleh badan hukum yang lokasinya berdekatan dengan tempat usaha atau perusahaan tersebut dan dibuat untuk menyatakan bahwa badan usaha, perusahaan atau tempat usaha tersebut menjalankan usaha yang sudah sesuai dengan ketentuan tata ruang wilayah di sekitar lokasi usaha.

Selain itu, surat izin ini juga dapat digunakan untuk penanaman modal di tempat usaha atau perusahaan tersebut. Perusahaan atau badan usaha yang mempunyai SITU tidak akan terkena masalah di kemudian hari karena sudah ada surat hukum yang menaungi.

Read More

SITU ini dapat diurus saat akan mendirikan tempat usaha atau perusahaan. mempunyai surat izin ini merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh pemilik usaha.

Hal ini dikarenakan surat ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah. Jika suatu tempat usaha atau perusahaan tidak mempunyai surat izin tempat usaha atau SITU, maka tempat usaha atau perusahaan tersebut dapat terkena sanksi.

Apa Sanksinya Jika Perusahaan Tidak Mengurus SITU?

Sanksinya jika perusahaan tidak mengurs SITU berbeda-beda untuk setiap perusahaan. Tergantung dari peraturan yang telah ditetapkan di daerah masing-masing. Dan kebanyakan dari setiap daerah yang pelaku usahanya baik itu perorangan maupun badan usaha yang secara sengaja atau tidak sengaja tidak membuat SITU maka akan diancam pidana sesuai dengan ketentuan perundang-undangan atas gangguan dan/atau kerusakan lingkungan yang terjadi.

Ada juga yang tidak mengurus surat SITU maka akan diberikan saksi berupa ditutup atau dihentikan kegiatan usahanya atau bahkan tidak bisa mendapatkan izin-izin lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan kegiatan operasional usahanya. Nah jika Anda tak ingin tempat usaha Anda tiba-tiba digusur oleh pihak berwajib maka sebaiknya Anda mengurus surat izin tempat usaha (SITU).

Langkah awal para pengusaha dalam mengurus izin usahanya terlebih dahulu adalah dengan mendapatkan :

  • Surat Pernyataan izin tidak keberatan dari tetangga terdekat di sekitaran bangunan usaha tersebut dengan jarak 200 m dan di ketahui oleh RT/RW setempat, lalu diajukan ke kelurahan dan kecamatan sampai dengan Kota Madya atau Kabupaten Setempat
  • Surat Keterangan domisili dan lokasi perusahaan, yang menjadi aktivitas produksi dan kantor perusahaan tersebut dengan mengambil formulir dari Ketua RT di wilayah setempat dan kemudian disahkan langsung oleh Ketua RT, RW, Kecamatan serta Kelurahan

Langkah selanjutnya dan persyaratan untuk mendapat SITU adalah sebagai berikut

  • Surat permohonan bermatrai Rp.6000 berserta stempel / cap perusahaan
  • Surat rekomendasi dari Dinas terkait bidang usaha
  • Fotokopi daftar anggota/pegurus atau pendiri badan usaha
  • Surat izin undang – undang gangguan (HO)
  • Fotokopi akta pendirian badan usaha yang sudah di legalisasi oleh pengadilan negeri
  • Fotokopi SPPT dan STTS PBB tahun terakhir
  • Surat keterangan Kontrak/sewa bangunan (Jika bangunan sewa di pihak lain)
  • Fotokopi IMB (Izin membangun bangunan) yang menjadi tempat usaha
  • Fotokopi bukti kepemilikan tanah dan bangunan yang akan di jadikan sebagai aktifitas usaha
  • Denah maupun Peta Lokasi yag berupa sketsa maupun gambar yang disahkan oleh pejabat kelurahan dan kecamatan
  • Fotokopi KTP dan pas fot sebanyak 2 lembar dengan ukuran 3×4

Tahap proses penerbitan SITU adalah sebagai berikut:

  • Melampirkan seluruh dokumen dan persyaratan diatas dan mengajukan permohonan melalui bagian pemerintahan Sekertariat daerah
  • Permohonan izin akan diproses dan dilakukan pencatatan secara administrative
  • Tim akan meninjau lokasi tempat usaha tersebut
  • Hasil peninjauan akan dilaporkan dalam berita acara bersama dengan dokumen yang dilampirkan
  • Pejabat setempat akan ditunjuk untuk meninjau lokasi tempat usaha dengan maksud untuk melihat tidak adanya permasalahan dan akan segera menerbitkan izin yang di ajukan oleh pemohon.
  • Selanjutnya permohonan izin akan disetujui dengan penerbitan SITU apabila persyaratan dan ketentuan sudah terpenuhi.

Berapa Lama Proses Pembuatan SITU?

Setelah semua berkas SITU lengkap dan ketika setelah disurvei oleh petugas sesuai maka SITU akan diterbitkan dalam waktu 14 hari masa kerja. Untuk pengajuan SITU untu pemohon baru biasanya memakan waktu paling cepat dua hari masa kerja. Sementara untuk survei sendiri memakan waktu minimal 7 hari dan untuk perpanjangan bisa memakan waktu 2 hari.

Apakah SITU Harus Diperpanjang?

Berbeda dengan SIUP yang berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperpanjang. SITU hanya berlaku hingga tiga tahun dan perlu diperpanjang jika masa berlakunya habis.

Syarat Perpanjangan SITU?

Meski hanya perpanjangan SITU, perlu juga menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti

  1. Surat Permohonan Perpanjangan yang ditandatangani oleh pemohon di atas materasi.
  2. Fotocopy SITU lama
  3. Fotocopy IMB
  4. Fotocopy SPPt dan STTS PBB Tahun Terakhir
  5. Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan khusus untuk perseroan terbatas harus melampirkan pendirian perusahaan dari Menteri Hukum dan HAM.
  6. Surat Keterangan Domisili Usaha dari Kecamatan.

Itulah tadi cara untuk mengurus SITU sebagai salah satu syarat wajib bagi kalian yang ingin membuka usaha, semoga semua usaha yang kita jalankan di permudahkan oleh ALLAH. Salam Sukses.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments