Cara Membuat Surat Lamaran Yang Efektif Agar Mudah Di Terima Pekerjaan

  • Whatsapp
Cara Membuat Surat Lamaran Yang Efektif Agar Mudah Di Terima Pekerjaan

Surat ini ialah point utama untuk tentukan kelolosan, oleh karenanya surat lamaran harus dibikin efisien dan betul. Jakarta: Setelah lulus dari perkuliahan atau sekolah, mayoritas orang tentu inginkan sebuah tugas. Selainnya harus sesuai ketertarikan dan kemauan, melamar sebuah tugas memerlukan Surat Lamaran Tugas.

Surat Lamaran Tugas berisi permintaan kerja di perusahaan yang dilamar. Surat ini ialah point utama untuk tentukan kelolosan, oleh karenanya surat lamaran harus dibikin efisien dan betul.

Read More

Selainnya efisien, surat lamaran harus juga jadi perhatian pemakaian bahasanya. Bukan hanya Ejaan Yang Ditingkatkan (EYD), tetapi penyeleksian kata (diksi), kepastian kalimat, susunan surat, dan jalinan antarkalimat harus juga jadi perhatian.

Merilis dari situs Ruangguru, berikut beberapa unsur dan contoh penulisan surat lamaran tugas yang efisien dan betul:

1. Tempat dan tanggal pembikinan surat

Tempat dan tanggal surat lamaran dapat dicatat pada bagian sudut atas kanan. Untuk nama tempat dan bulan selalu dengan diawali huruf kapital dan tanggal surat dan tempat selalu dipisah dengan pertanda baca koma (,) Sebagai contoh:

Tangerang Selatan, 14 Oktober 2021

2. Alamat perusahaan tujuan

Pada bagian bawah samping kiri, catat nama yang menerima dan alamat komplet perusahaan tujuan. Bila tidak ketahui nama yang menerima, seperti HRD, dapat tuliskan dengan “Bapak/Ibu”

Untuk perusahaan tertentu, seharusnya pelamar memakai “Yth. dan untuk perusahaan seperti “PT” tak perlu memakai pertanda baca titik (.)”. Tetapi jika diperuntukkan untuk perusahaan tanpa subyek tertentu, contoh “Ke” dapat dipakai, tak perlu “Yth.”.

Sebagai contoh:

Yth. Bapak/Ibu HRD PT Ruangan Raya Indonesia

Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.22, Jakarta Selatan

3. Salam dan pembuka sura

Salam pembuka umumnya dicatat dengan kalimat, “Dengan hormat”. Dalam pada itu, untuk kalimat pembuka dapat ditulis kata pengantar.

Secara umum, kata pengantar berisi keterangan di mana pelamar memperoleh info lowongan kerja dan status yang diharapkan. Sebagai contoh:

Dengan hormat,

Berdasar informasi lowongan kerja yang ditebarkan lewat website Jobstreet, saya berniat ajukan lamaran tugas di perusahaan yang Bapak/Ibu memimpin untuk tempati status Finance Akunting Manajer.

4. Isi surat

Sisi isi surat umumnya tuliskan data diri. Data diri ini berisikan nama komplet, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telephone atau smartphone, e-mail dan pengajaran paling akhir.

Pelamar bisa juga menerangkan kekuatan yang dipunyai, baik itu soft kemampuan atau hard kemampuan. Pengalaman magang, PKL bisa juga ditulis jika memiliki. Jika tidak, pengalaman organisasi di perkuliahan atau sekolah bisa ditulis.

Harus diingat jika penulisan data diri memakai titik dua ( :), karena sebagai daftar. Disamping itu, baris pertama dicatat dengan huruf kecil.

Penulisan titik dua (:) seharusnya dibikin rata sebaris supaya kelihatan rapi. Tidak itu saja, kalimat yang dipakai seharusnya singkat, padat dan terang supaya lebih gampang dibaca oleh team HRD. Sebagai contoh:

Saya yang bertanda tangan berikut ini

Nama: Putri Mariana

Tempat dan tanggal lahir: Jakarta, 20 Maret 1999

Alamat: Jalan Puskesmas No. 21, Tangerang Selatan

E-mail: marianaputri@gmail.com

No. HP: 081345868910

Saya sebagai fresh graduate Sarjana Pengetahuan Komunikasi Kampus Jenderal Soedirman. Saat kuliah, saya aktif berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Pengetahuan Komunikasi dan memegang sebagai ketua Seksi Media Komunikasi dan Info. Saya mempunyai kekuatan komunikasi yang bagus, inovatif, dan bisa bekerja sama di dalam team.

5. Tambahan/persyaratan lamaran

Di bagian tambahan atau persyaratan tambahan, pelamar dapat masukkan document tambahan yang hendak jadi simpatisan atau syarat. Document ini umumnya berbentuk daftar kisah hidup (CV), foto copy ijazah, pas-foto, dan portofolio atau bahkan juga sertifikat ikuti lomba, seminar atau training yang menjadi nilai lebih.

Tiap awalnya baris dicatat memakai huruf kecil, dan diakhir barisnya memakai pertanda koma, terkecuali baris paling akhir. Sebagai contoh:

Sebagai bahan pemikiran, berikut saya lampirkan: – Pas-foto
– Foto copy KTP
– Daftar kisah hidup
– Foto copy ijazah paling akhir
– Foto copy transkrip nilai
– Sertifikat kesertaan organisasi.

6. Penutup surat

Sisi penutup surat umumnya menerangkan keinginan pelamar dapat diterima pada sebuah perusahaan. Selainnya keinginan, pelamar harus juga ucapkan rasa terima kasih. Sebagai contoh:

Begitu surat lamaran tugas ini saya bikin. Saya berharap, Bapak/Ibu bisa menimbangnya dan memberikan peluang supaya saya bisa menerangkan kekuatan saya lebih detil di tingkatan selanjutnya. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya berterima kasih.

7. Tanda-tangan dan nama pelamar

Di bagian surat paling akhir, pelamar dapat tuliskan tanda-tangan dan nama pelamar yang dicatat pada sudut kanan surat. Selaku contohnya:

Hormat saya,

(tanda tangan)

Putri Mariana

Berikut langkah membuat surat lamaran tugas yang betul dan efisien. Harus diingat, jika bukan hanya surat lamaran tugas saja yang perlu baik, tetapi daftar kisah hidup dan persyaratan yang lain. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments