Cara Menghitung Zakat Pendapatan Yang Harus Kamu Ketahui

  • Whatsapp
Cara Menghitung Zakat Pendapatan Yang Harus Kamu Ketahui

Zakat pendapatan hukumnya harus untuk umat Islam yang mempunyai pendapatan rutin atau tak tetap.vTetapi, masih tetap ada yang belum pahami langkah hitung zakat pendapatan.

Diambil dari buku Zakat Dalam Ekonomi Kekinian oleh Didin Hafidhuddin, zakat adalah beribadah dalam agama Islam yang mempunyai status penting, baik dari segi tuntunan Islam atau dari segi pembangunan kesejahteraan umat.

Tetapi, zakat pendapatan sekarang ini belum berperan dengan optimal untuk pemerataan kesejahteraan umat.

Masalahnya ada banyak yang tidak ketahui jatah zakat pendapatan berapakah % dari pendapatan dan langkah hitung zakat pendapatan.

Disamping itu, posisi hukum zakat pendapatan sering ditanya umat Islam di Indonesia.

Berdasar Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 3 Tahun 2003, semua wujud pendapatan halal harus dikeluarkan zakatnya jika sudah capai nishab pada sebuah tahun, yakni sebesar 85 gr emas.

Apakah itu zakat pendapatan?

Zakat pendapatan juga dikenal sebagai zakat karier sebagai sisi dari zakat mal. Zakat pendapatan ialah sisi dari pendapatan yang perlu dikeluarkan oleh seorang tiap bulannya.

Fatwa MUI menerangkan, pendapatan dalam zakat pendapatan ialah tiap penghasilan seperti upah, honorarium, gaji, jasa, dan yang lain yang didapat secara halal, baik pendapatan teratur atau tidak teratur.

Orang yang harus menjalankan zakat pendapatan, jika pendapatannya telah capai nishab zakat pendapatan sejumlah 85 gr emas /tahun.

Berdasar SK BAZNAS Tahun 2021 Mengenai Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa tahun 2021, nilai 85 gr emas sama dengan Rp 79.738.415.

Dengan begitu, seorang yang berpendapatan minimum Rp 6.644.868 /bulan harus bayar zakat pendapatan tiap bulannya.

Lalu, jatah zakat pendapatan berapakah % dari upah? Menurut Fatwa MUI, zakat pendapatan dikerjakan sejumlah 2,5 % dari pendapatan /bulan.

Tapi jika seorang mempunyai pendapatan yang tidak pasti /bulannya, karena itu zakat penghasilan dapat dihitung sepanjang satu tahun.

Lalu bila keseluruhan pendapatan /tahun sama dengan nilai 85 gr emas waktu itu, karena itu harus keluarkan zakat pengasilan sejumlah 2,5 % dari keseluruhan pendapatan /tahunnya.

Langkah hitung zakat pendapatan

Berdasar keterangan di atas, karena itu bisa diambil kesimpulan rumus untuk langkah hitung zakat pendapatan ialah 2,5 % dikali jumlah pendapatan di dalam 1 bulan atau satu tahun.

Karena dasar besaran zakat pendapatan memakai emas, karena itu harus di cari info lebih dulu berapakah harga emas.

Misalkan, berdasar data dari situs harga-emas.org, harga emas ini hari ialah Rp 927.000 per gr.

Karena itu nishab zakat pendapatan dalam satu tahun sejumlah Rp 78.795.000.

Sementara pengahasilan Pak Aris ialah Rp 10 juta /bulan atau Rp 120 juta /tahun.

Karena itu Pak Aris terhitung harus zakat pendapatan karena pendapatannya lebih dari nilai emas 85 gr itu.

Langkah hitung zakat pendapatan yang perlu dikeluarkan Pak Aris:

– 2,5 % x Rp 10 juta = Rp 250.000 /bulan.

– 2,5 % x Rp 120 juta = Rp tiga juta /tahun.

Rumus yang serupa bisa juga dipakai untuk seorang yang berpendapatan tak tetap.

Tetapi, harus menjumlahkan keseluruhan pendapatannya sepanjang satu tahun lebih dahulu baru selanjutnya dialikan dengan kandungan zakat pendapatan 2,5 %.

Info ini harus dijumpai umat Islam supaya tidak kebingungan tentukan besaran zakat pendapatan berapakah % dari pendapatannya.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments