Cara Mudah Mendapatkan Pinjaman Untuk UMKM

  • Whatsapp
Cara Mudah Mendapatkan Pinjaman Untuk UMKM

Memang bukan hal mudah untuk mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah atau UKM yang sedang Anda jalani, namun bukan berarti tidak mungkin. Salah satu cara menggenapi impian Anda dalam mengembangkan bisnis ini adalah dengan mengajukan pinjaman usaha. Berikut 4 langkah mudah mendapat pinjaman usaha bagi Anda yang memiliki bisnis UKM.

1. Tentukan Jenis Pinjaman yang Dibutuhkan

Secara umum, ada dua jenis pinjaman usaha bagi UKM, yaitu Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi. Kredit Modal Kerja ditujukan untuk menambah modal, atau bahkan bisa menjadi modal awal jika Anda belum memiliki modal sama sekali. Pihak bank biasanya memberi jangka waktu selama satu tahun untuk jenis pinjaman ini.

Read More

Sementara Kredit Investasi merupakan pinjaman usaha yang biasanya digunakan oleh debitur yang sudah memiliki modal, namun ingin mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Untuk jenis pinjaman ini, umumnya bank memberi jangka waktu hingga lima tahun. Pilihlah di antara dua jenis pinjaman usaha itu yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda.

2. Ajukan Pinjaman dengan Agunan atau Tanpa Agunan

Pinjaman usaha dengan agunan maupun tanpa agunan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Cermati kedua faktor itu sebelum Anda memutuskan. Pinjaman dengan agunan memiliki kelebihan berupa bunga yang rendah, jangka waktu yang cukup panjang, dan jumlah pinjaman yang besar sesuai dengan jaminan yang Anda berikan. Kekurangannya terletak pada proses pencairan dananya yang cukup rumit karena kreditur akan memperhitungkan banyak hal, termasuk melakukan survei.

Sedangkan kredit tanpa agunan memiliki kelebihan dalam hal kemudahan meminjam uang tanpa jaminan dan proses pencairan dana yang terbilang cepat. Namun, sebagai kekurangannya, pinjaman tanpa agunan akan menetapkan bunga yang tinggi dan jangka waktu pinjaman yang lebih pendek. Selain itu, jumlah pinjamannya lebih kecil dibandingkan pinjaman dengan agunan.

3. Siapkan Persyaratan dan Dokumen yang Dibutuhkan

Untuk kemudahan dan kelancaran mengajukan pinjaman usaha, pastikan Anda sudah menyiapkan semua persyaratan dan dokumen yang diperlukan. Setidaknya ada enam dokumen yang menjadi persyaratan, yaitu:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) / Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
  • Rekening koran 3 bulan terakhir
  • Kelengkapan surat usaha
  • Laporan transaksi dan dokumen rencana investasi

Jika Anda bekerja sebagai pegawai perusahaan, maka slip gaji juga wajib disertakan.

4. Memahami Konsep 5C

Konsep ‘Capacity, Collateral, Character, Conditions, and Capital’ atau yang di dunia usaha lebih dikenal dengan 5C sangat penting untuk Anda pahami. Sebab, kelima hal itulah yang akan diperhitungkan pihak bank sebelum menentukan Anda layak atau tidak mendapat pinjaman usaha.

Capacity terkait dengan kemampuan Anda untuk mengembalikan dana pinjaman usaha, biasanya dilihat dari cara Anda mengelola keuangan. Collateral terkait aset yang Anda miliki yang bisa dijadikan jaminan pinjaman. Lalu Character adalah penilaian berdasarkan kepribadian Anda, di antaranya berupa latar belakang dan kehidupan sehari-hari Anda. Sedangkan, Condition terkait situasi pasar yang memengaruhi usaha Anda. Terakhir, Capital menyangkut nilai bersih usaha dan hak Anda di dalamnya.

Syarat Kredit Pinjaman UMKM

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kredit UMKM ini, antara lain: mempunyai usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan, tidak sedang menerima kredit apapun seperti kartu kredit, serta membawa dokumen pendukung seperti surat izin usaha, KTP, dan KK.

Sedangkan kupedes merupakan pinjaman modal usaha untuk semua nasabah, baik usaha mikro, perusahaan, maupun individu. Syarat untuk mendapatkan pinjaman UMKM ini hampir mirip seperti KUR, yaitu membawa identitas diri, surat keterangan usaha serta berpengalaman minimal satu tahun.

Jenis Pinjaman Modal

Pinjaman modal usaha retail menengah dibagi menjadi dua macam, yaitu Kredit Modal kerja dan Kredit Investasi. Keduanya tidak memiliki batas nominal kredit UMKM, tetapi harus memperhatikan kemampuan peminjam untuk mengangsur.

  • Kredit Modal Kerja

    Pinjaman UMKM kredit modal kerja dikhususkan untuk pelaku UMKM yang butuh modal tambahan supaya biaya operasional usaha tercukupi.

  • Kredit Investasi

    Sedangkan, kredit investasi adalah fasilitas hutang jangka panjang untuk belanja barang modal.

Jenis Pinjaman Program

Pinjaman UMKM berikutnya adalah pinjaman program, yang terbagi dalam tiga jenis yaitu Kredit Pangan, Resi Gudang, dan Kredit kemitraan.

  • Kredit Pangan

    Pinjaman modal usaha kredit pangan dikhususkan untuk pelaku UMKM bidang pangan. Syarat untuk mengajukan pinjaman antara lain membawa dokumen pendukung seperti akta pendirian usaha, dan identitas diri. Serta telah melewati dua kali siklus tanam selama kurang lebih satu tahun.

  • Resi Gudang

    Pinjaman modal usaha resi gudang dikhususkan untuk petani, kelompok tani, serta koperasi dengan jaminan resi Gudang. Kredit UMKM ini mematok waktu cicilan maksimal enam tahun dengan plafon maksimal 70% nilai Resi Gudang.

  • Kredit Kemitraan

    Sedangkan, kredit kemitraan merupakan pinjaman yang membiayai pembelian aktiva atau modal agar meningkatkan produksi penjualan.

 

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments