Cara Sederhana Membaca Pasar Forex Bagi Pemula

  • Whatsapp
Cara Sederhana Membaca Pasar Forex Bagi Pemula

Ada beberapa langkah yang perlu ditempuh oleh siapa saja yang ingin trading forex. Pertama, memilih broker forex terbaik dan terpercaya. Kedua, membuka akun demo atau akun riil untuk dipergunakan trading forex. Keempat, mengunduh dan meng-install software untuk trading forex (biasanya berupa Metatrader). Kelima, menganalisa pasar agar dapat menentukan apakah trading sell atau buy yang lebih tepat dilakukan untuk mendapatkan keuntungan.

Kebanyakan pemula dapat melaksanakan semua langkah di atas dengan lancar hingga sampai pada langkah kelima, lalu macet. Mengapa? Karena info mengenai cara menganalisa forex yang ada di internet itu sangat banyak dan beraneka ragam. Setiap orang memberikan rekomendasi cara menganalisa forex yang berbeda-beda. Mana yang paling menguntungkan? Mana yang paling mudah dilakukan? Nah, untuk menanggulangi dilema tersebut, mari simak panduan padat dan singkat dalam artikel ini.

Read More

  1. Ketahuilah Berbagai Jenis Analisa Forex

Secara umum, analisa forex dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu analisa teknikal, analisa fundamental, dan analisa sentimen pasar. Berikut ini pengertian masing-masing jenis analisa forex:

  • Analisa teknikal berhubungan dengan pemantauan histori pergerakan harga aset di pasar keuangan dengan menggunakan grafik, rumus matematis, dan prinsip statistik tertentu. Praktek cara menganalisa forex berdasarkan teknikal akan dilakukan dengan memanfaatkan grafik candlestick atau jenis grafik lain, serta indikator teknikal seperti Moving Averages, RSI, Stochastic, dll yang telah tersedia pada platform trading.
  • Analisa fundamental berfokus pada memantau pergerakan harga di pasar keuangan berdasarkan data ekonomi dan headline berita lain yang memengaruhinya. Praktek cara menganalisa forex berdasarkan fundamental akan dilakukan dengan mengikuti rilis data ekonomi terbaru pada kalender forex dan situs berita ekonomi internasional.
  • Analisa sentimen pasar mengamati sikap mayoritas pelaku pasar yang memengaruhi pergerakan harga dalam suatu waktu tertentu. Sikap pelaku pasar itu bisa jadi timbul akibat penilaian teknikal, evaluasi fundamental, respons terhadap suatu peristiwa yang dikhawatirkan akan terjadi, maupun situasi lain. Biasanya trader dapat memantau sentimen pasar dari grafik candlestick, data rasio sentimen jual/beli yang disediakan oleh broker, Depth of Market (DoM) pada akun trading ECN, atau sumber lain.

Setiap trader dapat memilih sendiri akan menitik-beratkan pada jenis analisis mana. Anda bisa memilih salah satu saja. Namun, semua trader sebaiknya memahami bagaimana cara melakukan ketiganya sekaligus, karena semuanya mencakup faktor yang memengaruhi pergerakan pasar forex. Para trader profesional biasanya memanfaatkan ketiga jenis analisa tersebut sekaligus untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang kondisi pasar.

Cara Membaca Grafik Forex yang Benar

Kali ini rubrik Finansialku akan berbagi, cara untuk membaca grafik forex dengan benar. Berikut cara membaca grafik forex dengan benar.

#1 Mengamati Pola Pergerakan Harga

Anda perlu menyesuaikan pola pergerakan harga dengan jenis order yang akan Anda lakukan. Apabila Anda mau melakukan buy maka fokuskan pada pair mata uang yang grafiknya sedang mengalami kenaikan.

Begitu juga sebaliknya, apabila Anda ingin melakukan sell maka carilah mata uang yang grafiknya sedang mengalami penurunan.

#2 Mengecek Time Frame yang Digunakan

Ketika melihat pergerakan harga yang sangat volatile maka sebaiknya Anda jangan panik dan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Di saat seperti inilah Anda harus mengontrol emosi Anda. Hal yang sebaiknya Anda lakukan adalah mengecek dengan teliti grafik yang Anda gunakan.

Setiap time frame memiliki karakteristiknya masing -masing dan perlu disesuaikan dengan sistem trading Anda. Berbagai sistem trading yang beredar akan efektif ketika digunakan pada time frame tertentu.

Misalnya, ada sistem trading yang menggunakan time frame 4-jam dan 30-menit untuk dapat menentukan trend mata uang dengan lebih baik.

Jangan lupa juga untuk memanfaatkan indikator yang menunjukkan trend seperti Moving Average (MACD), momentum, dan juga level support dan resistance.

Bagi Anda yang menggunakan strategi scalping maka menggunakan grafik 5 menit untuk melihat pergerakan mata uang juga bisa dilakukan. Perlu Anda ketahui bahwa trading pada time frame yang terlalu rendah cenderung lebih memunculkan banyak fake signal.

Dengan begitu, maka dibutuhkan money management yang sangat baik dan disiplin agar tidak merusak kondisi keuangan karena salah trading. Oleh karena itu, Anda harus memastikan tampilan grafik berbeda pada time frame yang sama dengan analisis Anda.

Selain itu, Anda juga dapat memfokuskan pada 1 time frame untuk entry sehingga proses trading dapat lebih terarah. Dalam hal ini, trading pada time frame daily banyak dipilih oleh trader pemula.

#3 Memerhatikan Spread yang Berlaku

Hal yang perlu Anda perhatikan ketika membaca grafik forex adalah memperhatikan spread nya. Apa itu spreadSpread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy.

Spread ini merupakan faktor penentu apakah take profit tereksekusi dengan benar atau tidak. Oleh karena itu, pada saat open buy maka pastikan harga berada di daerah bid. Begitu juga sebaliknya, pada saat open sell maka harga berada di sekitar daerah ask.

#4 Memeriksa Zona Waktu yang Ditampilkan

Anda juga perlu memerhatikan zona waktu yang ditampilkan di bagian bawah grafik Forex. Biasanya grafik forex diatur berdasarkan zona waktu tertentu. Misalnya waktu GMT, waktu New York ataupun zona waktu lainnya.

Masalah yang sering terjadi dalam membaca grafik forex merupakan bagaimana cara membedakan waktu lokal dengan waktu server ketika mengikuti pengumuman berita. Untuk menghindari ketinggalan berita serta kebingungan tentang zona waktu maka Anda bisa mengakalinya dengan mengonversi waktu pengumuman ke waktu lokal.

#5 Memastikan Internet Anda Tersambung

Langkah terakhir yang perlu Anda lakuan adalah memeriksa grafik forex Anda. Anda perlu melihat apakah candle yang ditampilkan sudah sesuai dengan kondisi terkini pasar atau belum.

Biasanya, grafik yang tidak terkoneksi dengan internet akan stagnan. Hal tersebut dapat berdampak negative bagi Anda apabila Anda sebagai trader tidak menyadari hal tersebut.

Alhasil, trader menjadi sering keliru ketika menganalisa harga. Jika trader baru tersadar setelah harga sesungguhnya sudah bergerak jauh maka, hal ini tentu data merugikan di segala sisi.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu memeriksa jaringan internet Anda terlebih dahulu ya. Walaupun hal ini terlihat sepele namun permasalahan ini dapat menyebabkan kerugian bagi Anda. Apalagi jika Anda sedang memasang trading dalam jumlah lot yang cukup besar.

Mudah sekali, bukan!? Itu adalah salah satu cara menganalisis forex paling sederhana berdasarkan teknikal. Namun, sekali lagi, semua itu hanya dapat dilakukan apabila Anda sudah memiliki pemahaman memadai tentang tren dan penggunaan indikator teknikal terkait.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments