CEO Bukalapak Rela Tinggalkan Gaji Ratusan Juta Demi Jadi Anak Buah Luhut Binsar Panjaitan

  • Whatsapp
CEO Bukalapak Rela Tinggalkan Gaji Ratusan Juta Demi Jadi Anak Buah Luhut Binsar Panjaitan

Rachmat Kaimuddin sah jadi anak buah Menteri Koordinator Sektor Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan. Bekas CEO Bukalapak itu dipilih sebagai Technology dan Sustainability Development Special Advisor yang akan memberikan laporan dan saran ke Luhut.

Dia memundurkan diri dari kedudukannya sebagai CEO Bukalapak pada 28 Desember 2021. Untuk bekerja di pemerintah, Rachmat tinggalkan upah beberapa ratus juta yang dikantonginya tiap bulan saat memegang sebagai CEO Bukalapak.

Diambil kumparan dari Prospektus IPO Bukalapak pada 2021, Direksi Bukalapak terima ganti rugi sejumlah Rp 5,845 miliar pada 2018, Rp 6,775 miliar pada 2019, dan Rp 20,509 miliar di 2020.

Dalam jumlah direksi sekitar tiga orang, memiliki arti rerata setiap direksi terima ganti rugi Rp 1,948 miliar sepanjang satu tahun pada 2018, Rp 2,258 miliar pada 2019, dan Rp 6,836 miliar di 2020.

Memiliki arti rerata tiap bulan setiap direksi terima ganti rugi Rp 162,33 juta pada 2018, Rp 188,166 juta pada 2019, dan Rp 569,67 juta pada 2020.

© Disiapkan oleh Kumparan Bekas CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin bersama Menko Marves, Mulia Binsar Panjaitan. Photo: Dok. Kemenko Marves Masalah kedudukan anyarnya di Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menganggap sebagai sebuah kehormatan. Apa lagi, kata Rachmat, bekerja di Kemenko Marves bisa juga untuk menolong negara.

“Ini ialah suatu hal yang saya kemungkinan dapat ngomong pikirkan semenjak kecil berpeluang untuk bekerja untuk negara, dan tentu saja keinginan saya, saya mengharap dapat bekerja yang baik dan memberi tenaga, pemikiran saya untuk kebaikan kita,” kata Rachmat lewat rekaman video, Senin (3/1).

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments