Dukung Penambangan Kripto, Pejabat China Mendapatkan Hukuman

  • Whatsapp
Dukung Penambangan Kripto, Pejabat China Mendapatkan Hukuman

Petinggi tinggi di Propinsi Jiangxi, Cina Xiao Yi dicabut dari kedudukan dan dikeluarkan dari Partai Komunis Cina. Ini sesudah bisa dibuktikan memberikan dukungan perusahaan penambangan uang kripto (cryptocurrency) seperti bitcoin dan shiba inu di Tiongkok.

Komisi Pusat untuk Peninjauan Disiplin dan Komisi Pengawas Nasional Cina mendapati bukti jika Xiao Yi sudah menyalahi peraturan industri Cina. “Xiao Yi menyalahi ide pembangunan baru dan salah gunakan kekuasaan untuk memberikan dukungan perusahaan di aktivitas penambangan mata uang virtual,” kata pengakuan pemerintahan diambil dari South China Morning Post, Minggu (14/11).

Read More

Bekas Wakil Ketua Pertemuan Konsultatif Politik Rakyat Cina di Propinsi Jiangxi terima suap dan mendatangi perundangan makan dari pebisnis penambangan kripto. Penyidikan kewenangan Cina itu mengaitkan, Xiao Yi mengeksplorasi kedudukan untuk memberikan dukungan beberapa orang yang dekat dengannya dan memperoleh imbalan beberapa property.

Mengakibatkan, Xiao Yi dicabut dari kedudukan khalayak dan dikeluarkan dari Partai Komunis Cina. Pemerintahan sudah mengambil alih asetnya. Kasus ini selanjutnya ditunjuk ke kejaksaan.

Hukuman Xiao tiba beberapa waktu sesudah pemerintahan Cina larang kegiatan uang kripto. Pada September (24/9), Beijing sah larang transaksi bisnis mata uang kripto dan penambangan asset digital.

Sepuluh instansi di Cina, terhitung bank sentra, instansi keuangan, instansi sekuritas, dan regulator valuta asing setuju untuk memberantas transaksi bisnis kripto. “Semua aktivitas cryptocurrency ilegal dan akan ditiadakan sesuai hukum,” bunyi info bank sentra Cina, People’s Bank of China (PBoC), pada September (24/9).

PBOC sampaikan, penambangan kripto dilarang untuk jaga keamanan dan kestabilan keuangan nasional. Selain itu, Cina mengeluarkan yuan digital untuk dipakai semua warga.

Pemerintahan Cina masukkan bitcoin, cardano, etherum dan mata uang kripto lain ke daftar investasi terlarang. “Pemerintahan Cina menambah kegiatan penambangan cryptocurrency ke dalam daftar draf industri di mana investasi terbatasi atau dilarang,” begitu diambil dari CNBC Internasional pada Oktober (9/10).

Karena rangkaian larangan itu, The Global Times mengatakan jika 90% dari kemampuan penambangan bitcoin di Cina akan tutup. Cuman beberapa pertambangan rasio kecil akan bekerja.

Sebetulnya, larangan Cina pada uang kripto ditelaah sejak mulai beberapa tahun kemarin. Pada 2013, Beijing larang bank buka jasa transaksi bisnis bitcoin. Pemerintahan Tiongkok memandang bitcoin sebagai barang virtual dan bukan alat pembayaran yang syah.

Selanjutnya pada 2017, Cina larang warga berbisnis memakai uang kripto. Walau demikian, warga Tiongkok mengakali larangan ini dengan memakai perdagangan peer to peer.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments