Inilah Orang Pertama Yang Jadi Miliarder Berkat NFT

  • Whatsapp
Inilah Orang Pertama Yang Jadi Miliarder Berkat NFT

Masih ingat dengan Sultan Gustaf Al Ghozali atau yang sering dikenali Ghozali Everyday? Pemilik photo selfie yang mengantongi miliaran rupiah dari Non-Fungible Tokens (NFT). Jakarta: Masih ingat dengan Sultan Gustaf Al Ghozali atau yang sering dikenali Ghozali Everyday? Pemilik photo selfie yang mengantongi miliaran rupiah dari Non-Fungible Tokens (NFT).

Rupanya, bukan ia lho miliarder pertama kali yang mengantongi beberapa pundi dari NFT. Lantas siapa?

Read More

Merilis Forbes, Kamis, 3 Februari 2022, pendiri startup blockchain yang ramai dibicarakan, OpenSea, sudah tergabung dengan sebuah club sesudah ada perputaran permodalan baru yang membuat nilai perusahaan jadi sebesar USD13,3 miliar, naik dari USD1,5 miliar pada 6 bulan lalu.

Dengan prediksi 18,5 % saham di OpenSea, kekayaan salah satunya pendiri Devin Finzer dan Alex Atallah masing-masing berharga sekitaran USD2,2 miliar atau sama dengan Rp31,609 triliun (kurs Rp14.368 per USD), menurut prediksi Forbes. (Forbes mengaplikasikan potongan harga pada nilai perusahaan swasta karena likuiditas terbatas).
[H3] Pertama kali OpenSea [/H3]

Dibangun 4 tahun lalu, startup yang berbasiskan di New York City ialah pemain awalnya di pasar NFT yang dikeluarkan di awal 2021. NFT ialah file computer yang dipakai untuk mencari pemilikan asset digital unik seperti seni, musik, serta kartu olahraga virtual pada buku besar yang dikenali sebagai blockchain.

OpenSea menyebutkan dianya sebagai basis peer-to-peer. Pemakai bisa membuat, beli, dan jual semua tipe NFT, dengan imbalan potongan 2,5 % dari tiap pemasaran.

OpenSea sudah berkembang cepat sepanjang satu tahun paling akhir. Pada Maret 2020, lima dari sekitaran 4.000 pemakai aktif mengantongi USD1,1 juta dalam transaksi bisnis bulanan, dengan sekitaran USD28 ribu dalam penghasilan bulanan. Keberuntungannya berbeda pada Februari 2021, saat basis seperti Nifty Gateway sang kembar Winklevoss hasilkan buzz dengan melelang seni digital kelas tinggi.

Pada Juli, OpenSea sudah tutup perputaran permodalan USD100 juta yang dipegang oleh perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz dan menulis transaksi bisnis sebesar sekitaran USD350 juta di bulan itu. Bulan selanjutnya, transaksi bisnis capai USD3,4 miliar, kenaikan mengagetkan sekitar sepuluh kali lipat yang hasilkan penghasilan USD85 juta dari komisi.

Pasar NFT sedikit mendingin di bulan-bulan selanjutnya, saat sebelum menghangat kembali di Desember. OpenSea mengolah lebih dari USD3,3 miliar pemasaran bulan kemarin, hasilkan sekitaran USD82,lima juta penghasilan untuk dirinya. Sekarang ini, perusahaan mengaryakan lebih dari 70 orang.
[H3] Reputasi pendiri OpenSea [/H3]

Finzer dan Atallah, masing-masing berumur sekitaran 30 tahun, mempunyai kisah hidup yang dekat untuk miliarder tehnologi muda. CEO Finzer dibesarkan di Bay Tempat, belajar dalam Brown University dan bekerja sebagai insinyur piranti lunak di Pinterest.

Pada 2015, dia membangun startup pertama kalinya, sebuah mesin perayap namanya Claimdog, saat sebelum menjualnya ke Kredit Karma satu tahun selanjutnya dalam jumlah yang tidak diutarakan.

Sementara Chief Technology Officer kelahiran Colorado, Atallah, bisa dibuktikan jadi pakar spreadsheet semenjak umur muda. Saat jadi mahasiswa di Stanford, ia bekerja di Palantir, menurut profile LinkedIn-nya, dan sesudah lulus bekerja di startup Silicon Valley, Zugata, dan Whatsgoodly.

Pada Januari 2018, ke-2 nya bekerja bersama untuk akselerator startup Y Combinator dengan gagasan untuk bayar pemakai kripto untuk membagi hotspot Wi-Fi mereka. Tapi CryptoKitties -kucing virtual kartun yang disebut salah satunya contoh NFT paling awal- tangkap khayalan mereka. Finzer dan Atallah secara cepat berputar-putar untuk mengeluarkan OpenSea dan berpindah ke New York.

Berdasar data dari PitchBook, semenjak awalnya, OpenSea sudah kumpulkan lebih dari USD420 juta dari investor. Penghimpunan dana seri C sebesar USD300 juta yang dipublikasikan Selasa dipegang oleh perusahaan modal ventura Paradigm and Coatue.

OpenSea merencanakan untuk tingkatkan jumlah pegawainya, dengan konsentrasi pada keyakinan dan keamanan. Dan melakukan investasi saat membuat produknya lebih gampang dijangkau oleh publik yang bertambah luas.

OpenSea hadapi kompetisi yang makin ketat, terhitung dari raksasa kripto Coinbase, yang pada Oktober umumkan gagasan untuk mengeluarkan transisi NFT-nya sendiri. Kritikus menyebutkan kekuatan penipuan dan penipuan di dunia NFT.

Pada September, Finzer minta kepala produk OpenSea memundurkan diri sesudah ia dikenal beli NFT, sebentar saat sebelum disiarkan di pasar. Dan, baru pekan kemarin, sebuah galeri seni New York disampaikan mengklaim NFT sebesar USD2,dua juta sudah diculik darinya dan tercatat di OpenSea.

Berdasar data yang dicari oleh DappRadar, sekitaran USD23 miliar NFT dipertukarkan (virtual) pada 2021, dan pasar barusan diawali. “Misi kami ialah jadi tujuan untuk ekonomi digital terbuka baru ini untuk berkembang,” kata Finzer dalam sebuah pengakuan lewat e-mail.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments