Kiat Sukses Jual Beli Mobil Bekas Untuk Pemula

  • Whatsapp
Kiat Sukses Jual Beli Mobil Bekas Untuk Pemula

Tak heran, bila sekarang minat mobil di Indonesia meningkat. Tapi, harga mobil juga terbilang cukup mahal, belum lagi pajak yang harus dibayarkan nantinya. Nah, makanya mobil bekas, menjadi banyak incaran orang yang ingin memiliki mobil.

Kamu bisa nih, memanfaatkan kesempatan ini untuk mulai menjalankan bisnis jual beli mobil. Terlihat mudah, namun sebenarnya susah.

Mengintip Peluang Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

Pada umumnya, keuntungan penjualan mobil bekas ada pada kisaran 3% sampai 5% per unit. Dengan kata lain, jika Anda membeli mobil bekas seharga 100 juta rupiah, Anda harus bisa menjualnya dengan harga sekitar 103-105 juta rupiah.

Margin ini adalah batas minimal penjualan mobil. Anda dapat memberikan penawaran di angka yang lebih tinggi untuk berjaga-jaga apabila pembeli mengajukan penawaran yang lebih murah daripada batasan tersebut.

Dengan patokan tersebut, hanya dengan menjual 10 unit mobil bekas per bulan, Anda bisa meraup omzet bersih hingga 30 juta rupiah (asumsi margin profit 3% per penjualan). Angka ini cukup besar mengingat modal yang dikeluarkan sudah terbayarkan oleh penjualan tiap unit mobil.

Kiat Sukses Berbisnis Mobil Bekas

1. Menghindari “Tangan Kedua”

“Tangan kedua” alias makelar adalah pihak yang menjual mobil milik orang lain. Sebagai pengusaha mobil bekas, prioritaskan untuk mencari kendaraan dari tangan pertama alias pemilik aslinya.

Mobil dari tangan kedua biasanya sudah mendapat penambahan harga untuk membayar komisi si makelar. Hal ini membuat margin profit penjualan Anda sangat tipis atau bahkan tidak ada sama sekali.

2. Melakukan Modifikasi Tambahan

Beberapa fitur tambahan pada mobil dapat memberikan daya tarik yang besar bagi para pelanggan, seperti pendingin ruangan, sensor parkir, dan perangkat multimedia. Selain itu, modifikasi ringan di bagian bodi atau mesin juga bisa menaikkan harga jual unit yang Anda tawarkan.

Modifikasi tambahan akan memakan biaya ekstra. Oleh sebab itu, pastikan mobil bekas yang dimodifikasi adalah unit yang diminati banyak orang atau memiliki target pasar yang luas. Perhitungkan juga biaya “tenaga” saat melakukan modifikasi, tidak hanya biaya suku cadang.

3. Perhatikan Kelengkapan Surat-Suratnya

Sebelum memulai bisnis jual beli mobil bekas, kamu harus mengecek bagaimana kelengkapan surat yang ada.

Tentu saja, konsumen tidak akan mau rela mengeluarkan uang untuk membeli mobil batangan, alias tanpa adanya surat-surat seperti STNK atau BPKP.

4. Menjalin Relasi dengan Penggiat Komunitas

Sebagai pengusaha, Anda sebaiknya memiliki relasi yang baik dengan orang-orang di bidang yang sama. Dalam dunia mobil bekas, menjalin hubungan baik dengan para penggiat komunitas roda empat bisa memberikan sejumlah keuntungan.

Selain mampu mendatangkan pelanggan atau mobil bekas yang laik, orang-orang di komunitas juga bisa membantu Anda memahami nilai jual sebuah mobil dari perspektif pembeli. Hal ini akan membuat Anda lebih terampil menaksir harga sebuah kendaraan.

5. Pastikan Modalnya Cukup

Tips jual beli mobil yang terakhir adalah, kamu harus memiliki manajemen keuangan yang baik. Tidak hanya dalam perkara jual beli mobil, tetapi di bisnis lain hal ini termasuk penting.

Dengan memiliki keuangan yang baik, kamu akan lebih mudah mengembangkan bisnis dan melakuan ekspansi ke pasar yang lebih luas. Jangan lupa untuk melihat modal yang kamu miliki, pastikan semuanya mencukupi untuk biaya maintenance, mengurus surat-surat dan lainnya.

Cara Terjun ke Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

Memutar Modal untuk Profit

Semua bisnis butuh modal; entah itu waktu, usaha, atau pun biaya. Dalam bisnis otomotif, modal yang dikeluarkan di awal akan menjadi tolak ukur harga penjualan unit yang ditawarkan.

Kunci mencari profit di bisnis ini ada pada kejelian Anda dalam melihat harga sebuah kendaraan. Dengan perhitungan yang pas, Anda bahkan bisa meraup margin profit lebih dari 10% dibandingkan modal awal.

Mendirikan Badan Usaha

Untuk mendapat kepercayaan pelanggan dan menarik minat pembeli, Anda sebaiknya beroperasi di bawah sebuah badan usaha resmi. Saat ini, kebanyakan pengusaha mobil bekas memakai badan usaha CV untuk berbisnis. Selain proses pendirian yang lebih mudah, CV juga cocok untuk berbagai jenis UMKM berskala kecil sampai menengah.

Sebagai permulaan, Anda tentu boleh menjual mobil bekas secara perorangan. Namun, apabila Anda ingin mengembangkan bisnis ke tahap profesional, sebaiknya berusahalah membuat badan usaha resmi.

Mencari Mobil Bekas

Sehebat apa pun Anda mengemas bisnis yang digeluti, pada akhirnya kualitas produk lah yang akan menentukan keberhasilannya. Dalam bisnis jual beli kendaraan roda empat bekas, pengusaha dituntut untuk mampu mencari mobil yang bisa dijual lagi.

Pada dasarnya, semua mobil bisa dijual kembali. Akan tetapi, tidak semua mobil bisa menghasilkan profit yang sepadan dengan usaha Anda. Di sinilah kejelian Anda mencari produk diuji. Dengan penilaian yang tepat, margin profit yang didapat akan makin besar.

Mencari Pelanggan

Mencari peminat mobil bekas semestinya bukan hal sulit. Pasalnya, minat pasar terhadap mobil seken masih tinggi. Namun, Anda tentunya tidak bisa diam saja menunggu pelanggan datang. Harus ada langkah aktif dan konkret untuk menarik minat calon pembeli.

Selain memajang mobil di showroom atau menawarkannya secara personal, Anda bisa menjual mobil tersebut di dunia maya melalui media sosial atau marketplace khusus jual beli mobil bekas. Selain itu, Anda pun bisa berpartisipasi dalam perhelatan bursa mobil bekas yang sering diadakan setiap tahunnya.

Menjalin Kerja Sama dengan Perusahaan Pembiayaan Kredit

Mengingat pasar mobil bekas ditargetkan untuk masyarakat pada kelas ekonomi menengah ke bawah, Anda disarankan untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan penyedia layanan pembiayaan berjangka (kredit).

Dengan cara ini, pembeli dapat langsung melakukan transaksi jual beli di showroom tanpa perlu bolak-balik mengurusi masalah pembiayaan. Namun, penting untuk dicatat bahwa kerja sama tersebut hanya dapat dilakukan apabila usaha Anda sudah bernaung di bawah badan usaha resmi.

Memulai bisnis jual beli mobil bekas sejatinya dapat dilakukan kapan saja. Asalkan ada kemauan, Anda pasti bisa mencari celah untuk masuk ke industri tersebut. Keterampilan terpenting yang harus dikuasai adalah kejelian untuk memperkirakan margin profit dari tiap-tiap penjualan.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments