Modal Awal Bisnis Tanaman Hidroponik Yang Sangat Menguntungkan

  • Whatsapp
Modal Awal Bisnis Tanaman Hidroponik Yang Sangat Menguntungkan

Tertarik memulai bisnis hidroponik? Soal modal tidak perlu khawatir, bisnis ini tidak memerlukan banyak modal karena bisa dimulai dari halaman depan atau di rooftop rumah. Semakin sederhana model dan tingkatan yang diinginkan, tentunya biayanya juga semakin kecil.

1. Media Tanam Hidroponik

Pertama kali yang harus disiapkan sebelum memulai bisnis hidroponik adalah menyiapkan media tanamnya. Biaya pembuatannya pun tergantung dari model dan berapa tingkatan yang diinginkan. Semakin banyak tingkatannya, modalnya juga semakin besar, karena akan membutuhkan pipa PVC yang lebih banyak. Ambil contoh dengan menggunakan pipa 2,5 tipe D, panjang 100 cm, tinggi 90 cm, lebar 50 cm, dan jumlah lubang 44, maka Anda hanya membutuhkan modal sebesar Rp1,1 juta.

2. Menyiapkan Benih Tanaman Hidroponik

Setelah media tanamnya sudah siap, yang harus anda lakukan setelahnya adalah membeli benih tanaman hidroponik. Anda bisa memperolehnya dari toko-toko pertanian, atau mungkin membelinya di marketplace favorit Anda. Untuk harganya tergantung dari jenis benih tanaman apa yang anda inginkan. Ambil contoh benih sawi daging, biasanya akan dijual dengan harga 36 ribu hingga 40 ribu rupiah per 20 gram. Kemudian benih sayuran selada keriting bisa anda dapatkan dengan harga 70 hingga 75 ribu rupiah per 20 gram. Semakin mahal harga sayurannya di pasaran, biasanya harga benihnya juga semakin mahal.

3. Biaya Perawatan Tanaman Hidroponik

Tanaman hidroponik tidak memerlukan pestisida, namun anda harus tetap memperhatikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman agar tumbuh lebih baik dan menghasilkan panen yang melimpah. Ada banyak nutrisi atau pupuk yang bisa digunakan untuk menjaga pertumbuhan tanaman hidroponik, mulai dari AB Mix Hydro J, Lewatit HD-5, Pupuk Organik Cair (POC) Margaflor, Pupuk Anorganik dan Gandasil D, hingga bisa juga menggunakan kotoran kelinci. Untuk harganya juga tidak terlalu mahal, ambil contoh untuk pupuk AB Mix Hydro J, yang mana anda bisa mendapatkannya dengan harga 17 ribu per 250 gram. Murah, bukan?

4. Biaya Lain-Lain

Biaya lain-lain adalah seperti penggunaan pompa listrik, air, atau pun upah karyawan jika bisnis hidroponik Anda sudah semakin besar. Pompa listrik digunakan untuk mengalirkan air di dalam pipa PVC yang menjadi media tanam sayur dan buah-buahan hidroponik.

Apabila usaha hidroponik Anda semakin maju, tak ada salahnya anda mulai menggunakan greenhouse atau rumah kaca, untuk semakin memudahkan dalam hal perawatan. Tapi tanpa greenhouse sekalipun, kebun tanaman hidroponik anda bisa tetap jalan. Nah, jika Anda ingin membuatnya, investasi yang dibutuhkan untuk pembuatan green house berbahan baja ringan adalah sekitar 400 ribu rupiah per meter, atau hanya membutuhkan 110 ribu rupiah per meter dengan menggunakan bahan bambu.

Kiat Sukses Kelola Hidroponik

Pengin sukses dengan merintis usaha budidaya tanaman hidroponik? Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu tempuh:

1. Mulai dengan Peralatan Sederhana

Kamu dapat memanfaatkan benda-benda sederhana di sekitarmu, seperti misalnya menggunakan limbah botol, baskom nasi, styrofoam bekas makanan untuk dieksplorasi menjadi medium tanam.

Jika kamu sudah merasa nyaman dengan peralatan sederhana ini, dan ingin lebih serius, barulah coba untuk membeli peralatan yang disediakan di pasaran. Bisa dimulai dari membeli “starter kit” hidroponik sederhana, dan meningkatkan standarnya seiring waktu.

2. Ikuti Forum tentang Budidaya Hidroponik

Memperkaya wawasan tentang budidaya tanaman hidroponik tentu bakal menyemangatimu juga. Selain menjadi rekan berbagi informasi, kamu juga bisa melihat pengalaman mereka mengatasi berbagai persoalan mengelola usaha ini.

3. Pilihlah Tanaman yang Mudah Dirawat

Jangan memulai dari tanaman yang sulit dan kamu tidak ketahui bagaimana perawatannya. Kamu mungkin bisa memulai dari tanaman sawi? Sawi adalah salah satu tanaman sayur yang perawatannya tidak terlalu sulit.

4. Tanamlah di Area dengan Paparan Sinar Matahari Langsung

Tanaman hidroponik membutuhkan area yang mendapatkan sinar matahari secara langsung, dan paling tidak paparan sinarnya selama tiga jam penuh.

5. Pastikan Tanaman Steril

Umumnya, banyak orang yang memulai budidaya tanaman hidroponik cenderung menyerah di awal karena mendapati tanamannya membusuk saat direndam air. Karena itu, kamu bisa pastikan kamu membersihkan pangkal batang tanaman dengan sempurna.

Contohnya adalah jika ada sisa daun bawang yang dijadikan bibit, saat area sekitarnya kurang bersih, maka tanaman itu akan cenderung membusuk. Untuk itu, pastikan kamu menjaga kebersihan media tanam sehingga tidak sampai terendam air terlalu banyak.

Tertarik untuk memulai bisnis satu ini?

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments