Modal Awal Usaha Ankringan Yang Saat Ini Sedang Hits

  • Whatsapp
Modal Awal Usaha Ankringan Yang Saat Ini Sedang Hits

Usaha angkringan menjadi salah satu usaha di bidang kuliner yang menjanjikan. Sebab angkringan adalah kuliner khas Nusantara yang menjadi favorit banyak kalangan, terutama anak muda. Rasanya yang nikmat dan harganya yang terjangkau, membuat kuliner ini menjadi idaman, terlebih jika tempat angkringan tersebut kekinian dan pastinya nyaman. Biasanya akan banyak anak muda atau millennial yang berwisata kuliner, nongkrong ataupun menikmati waktu bersama kawan-kawannya.

Rincian Modal Usaha Angkringan Bagi Pemula

Modal usaha warung angkringan yang perlu disiapkan berikutnya adalah menu makanan. Adapun menu makanan yang disajikan sangat sederhana seperti aneka gorengan, bacem tahu, ceker ayam, bacem tempe, ikan asin, telor puyuh, sate dan lain-lain dengan harga sangat murah sekitar Rp 500 sampai Rp 1000. Untuk menu minuman bisa berupa air jeruk, es teh manis, kopi, wedang, dan minuman lainnya. Dari menu makanan dan minuman yang disediakan tampak jelas kalau usaha angkringan nasi kucing tidak memerlukan modal uang yang lumayan besar.

Untuk mendapatkan modal usaha dari pihak donator atau investor maka sobat bisa membuat contoh proposal usaha angkringan beserta prospek, pembagian prosentase dan perhitungan keuntungan.

Untuk lebih jelas, berikut ini perincian modal usaha angkringan bagi pemula sampai siap buka :

Biaya Investasi Usaha
Gerobak angkringan + Tikar + Kursi + Meja + Terpal Rp 1.400.000
Gelas biasa 2 lusin                                Rp    40.000
Teko plastik ukuran besar 2 pcs                    Rp    20.000
Termos Es                                          Rp    40.000
Sendok 2 lusin                                     Rp    30.000
Garpu 6 pcs                                        Rp    10.000
Tempat sendok                                      Rp     5.000
Nampan 4 buah                                      Rp    18.000
Tempat nasi                                        Rp    20.000
Ember ukuran sedang 2 buah                         Rp    20.000
Tempat sampah bahan plastik 3 buah                 Rp    15.000
Total biaya investasi usaha                        Rp 1.618.000

Biaya Operasional per hari
Gas LPG 3 kg Rp 22.000 : 3 = Rp  7.400
Arang Rp. 25.000 : 5 hari =  Rp  5.000
Gula 2 kilogram           =  Rp 23.000
Kopi 1 kilogram           =  Rp 15.000
Susu 3 kaleng             =  Rp 26.000
Jahe 1,5 kilogram         =  Rp 12.000
Es batu                   =  Rp  3.000
Teh 5 bungkus             =  Rp  8.000
Jeruk 1,5 kilogram        =  Rp  5.000
Cabe merah keriting campur=  Rp  8.000
Beras 3 kilogram          =  Rp 27.000
Bawang merah ¼ kilogram   =  Rp  6.000
Bawang putih ¼ kilogram   =  Rp  4.000
Tomat                     =  Rp  4.000
Kunyit                    =  Rp  2.000
Ketumbar                  =  Rp  3.000
Kemiri                    =  Rp  3.000
Kecap 7 pcs               =  Rp  3.000
Gula merah                =  Rp  5.000
Leher ayam 1 kilogram     =  Rp 14.000
Ikan teri 1,5 kilogram    =  Rp  6.000
Sayap ayam  1 kilogram    =  Rp 14.000
Telor Puyuh1,5 kilogram   =  Rp 13.000
Jeroan Ayam               =  Rp  9.000
Telor 1,5 kilogram        =  Rp  9.000
Tahu                      =  Rp 11.000
Tempe                     =  Rp 17.000
Tape                      =  Rp  5.000
Tepung Beras 1,5 kg       =  Rp  6.000
Terigu 1 kilogram         =  Rp  8.000
Total Biaya Modal Kerja Rp 281.400 per hari. Kalau per bulan Rp 281.400 x 30 hari = Rp 8.442.000

Daftar Menu Makanan Angkringan
Rokok             = Rp 1000 / batang
Ceker Ayam Bacem  = Rp 1.500
Nasi Orek Tempe   = Rp 1.500
Tahu/Tempe Bacam  = Rp 1.000
Nasi Sambal Teri  = Rp 1.500
Sate Telor Puyuh  = Rp 2.000
Sayap Ayam Bacem  = Rp 3.000
Tape/Bakwan Goreng= Rp 1.000
Tahu/Tempe Goreng = Rp 1.000
Sate Jeroan Ayam  = Rp 1.500

Daftar Menu Minuman Angkringan
1. Kopi         = Rp 2.500
2. Teh panas    = Rp 2.000
3. Susu         = Rp 3.000
4. Es teh       = Rp 3.000
5. Jeruk Hangat = Rp 3.000
6. Wedang Jahe  = Rp 3.000
7. Es jeruk     = Rp 3.000
8. Susu Jahe    = Rp 3.000
9. Es Susu      = Rp 3.500
10. Es Susu jahe= Rp 4.000

Jika diasumsikan dalam satu hari ada100 orang konsumen yang membeli makanan berarti : 100 x Rp 1500 x 30 hari = Rp.4.500.000. Selanjutnya 100 orang konsumen membeli menu minuman berarti : 100 x Rp 2.000 x 30 = Rp 6.000.000. Omzet perbulan sebesar Rp 10.500.000. Keuntungan bersih dari usaha warung angkringan : Rp 10.500.000 – Rp 8.442.000 = Rp. 2.058.000 / Bulan.

 

Lalu bagaimanakah cara yang tepat untuk menjalankan usaha angkringan yang kekinian dan laris manis untuk anak muda? berikut informasinya:

1. Tentukan Lokasi Jualan

Langkah pertama usaha angkringan adalah menentukan lokasi jualan yang tepat. Jika targetnya anak muda, maka kita bisa memilih tempat yang berada dekat dengan pusat aktivitas mereka maupun lokasi yang sedang hits pada waktu tersebut. Lokasi yang nyaman dan strategis akan menjadi daya tarik anak muda dan masyarakat untuk mencoba dan berkunjung ke tempat Anda.

2. Buat Tema dan Konsep

Jika konsep yang diusung adalah milenial atau kekinian, maka buatlah tema usaha yang mendukung. Misalnya menyediakan layar untuk nobar, menyediakan fasilitas wifi atau berbagai konsep lainnya yang disesuaikan dengan keinginan Anda.

3. Menyiapkan Modal

Setelah tempat telah ditentukan dan konsepnya sudah matang. Kemudian hitunglah berapa biaya yang dibutuhkan untuk usaha angkringan ini. Mulai dari biaya tempat, operasional, bahan baku atau makanan dan lain-lainnya.

4. Punya Ciri Khas

Meski kekinian, sebaiknya Anda tidak menghilangkan ciri khas angkringan, yaitu gerobak yang dilapisi atau ditutup terpal dengan pilihan makanan beragam seperti nasi kucing, sate usus, telur puyuh, gorengan dan lain sebagainya, juga tidak disarankan untuk menetapkan harga yang terlalu tinggi. Karena bagaimanapun image dari angkringan adalah harga terjangkau dengan cita rasa memukau.

5. Utamakan Kebersihan dan Pelayanan

Jagalah kebersihan di sekitar gerobak juga lokasi usaha angkringan Anda. Jangan sampai kotor dan merusak mood pelanggan yang ingin makan disana. Pedagang yang jorok bisa membuat kapok. Jadi, kebersihan harus tetap diperhatikan, ya. Selain itu, berikan pelayanan terbaik pada pelanggan. Ramah lah pada mereka, jangan sampai meninggalkan kesan yang kurang nyaman, karena bisa saja membuat mereka enggan untuk kembali makan di tempat Anda.

6. Promosi

Angkringan memang menjadi favorit banyak orang, namun bukan berarti kita berhenti melakukan promosi. Setelah pelanggan menyadari keberadaan usaha angkringan kita, buatlah mereka mencoba dan berlangganan untuk makan disana. Bisa dengan promo harga, promo paket atau bekerjasama dengan pihak ojek online untuk memudahkan orang-orang yang tak bisa makan di tempat.

Meski sudah banyak angkringan di jalan-jalan, usaha ini tetap menjanjikan untuk dicoba. Apalagi kalau kamu punya konsep dan ciri khas makanan yang cukup menarik. Memang butuh usaha lebih besar ketika awal buka, tapi lambat laun pasti pelanggan akan hafal dan sering berkunjung ke angkringan milikmu kok. Semoga angkringnmu sukses dan ramai, ya!

 

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments