PPN Dan PPH Untuk Kripto Mulai Berlaku 1 Mei! Berikut Kisaranya

  • Whatsapp
PPN Dan PPH Untuk Kripto Mulai Berlaku 1 Mei! Berikut Kisaranya

Kementerian Keuangan tengah merangkum ketentuan berkenaan pengenaan biaya pajak bertambahnya nilai (PPN) dan pajak pendapatan (PPh) atas transaksi bisnis perdagangan asset kripto. PPN dan PPh perdagangan kripto mulai berlaku mulai 1 Mei 2022.

“Untuk pengenaannya akan kami mengatur sesimpel kemungkinan dan kami akan memberi kejelasan hukum, baik untuk yang menggunting, mengambil, memberikan laporan PPN final,” sebut Staff Pakar Sektor Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Yon Arsal dalam media briefing di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 1 April 2022.

Read More

PPN yang berjalan untuk asset kripto sebagai PPN final dengan besaran tertentu yang lebih kecil. Ketetapan itu disamakan dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 mengenai Harmonisasi Ketentuan Perpajakan (UU HPP).

Kementerian Keuangan memutuskan besaran biaya PPN untuk kripto adalah 0,1 %. Pemerintahan memberi kewajiban untuk platform-platform yang memperdagangkan kripto untuk membayar PPN-nya.

Adapun proses pengenaan PPN pada asset kripto seperti yang berlaku untuk perdagangan saham di Bursa Dampak Indonesia.

Direktur Ketentuan Perpajakan I Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Cermat menjelaskan kripto dikenai PPN dan masih tetap dihitung sebagai object pajak karena bukan mata uang. “Kripto itu terkena PPN karenanya bukan mata uang,” sebut Yoga.

Seterusnya untuk PPh, Kementerian akan kenakan besaran yang serupa, yakni 0,1 %. Proses pengenaan pajak pendapatan untuk asset digital ini mulai berlaku PPh final.

Transaksi bisnis asset kripto bertambah dalam beberapa saat paling akhir. Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) awalnya menulis transaksi bisnis asset kripto melesat 1.222,84 % pada 2021 dibanding dengan tahun awalnya. Pada 2021, nilai transaksi bisnis asset kripto capai Rp 859,45 triliun—sementara pada 2020 cuman Rp 69,97 triliun.

Per 31 Desember 2021, Bappebti mencatat jumlah konsumen setia asset kripto tembus 11,dua juta orang. Rerata tambahan jumlah konsumen setia adalah 740.523 orang /tahun.

Dalam pada itu sampai Februari 2022, transaksi bisnis asset kripto telah capai angka Rp 83,8 triliun. Keseluruhan konsumen setia sudah kembali bertambah jadi 12,empat juta atau semakin bertambah 532.102 orang dari status 2021.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca: Mobile Banking BCA Alami Masalah Kembali, Ini Respon Management

Selalu up-date informasi terbaru. Baca breaking news dan informasi opsi dari Tempo.co di saluran Telegram “Tempo.co Up-date”. Click https://t.me/tempodotcoupdate untuk tergabung. Anda perlu meng-install program Telegram lebih dulu.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments