RIncian Modal Usaha AIr Isi Ulang

  • Whatsapp
RIncian Modal Usaha AIr Isi Ulang

Bisnis Air isi ulang kini kian menjamur. Bisnis yang dulu dipandang sebelah mata ini ternyata bisa memberi penghasilan lumayan. Mulai dari jutaan rupiah hinga puluhan juta per bulan.

Secara umum, bisnis ini dibagi menjadi tiga kelompok:

Read More

  1. Bisnis air isi ulang biasa. Air minum yang dijual biasanya tanpa merk atau merk sendiri namun belum terkenal (skalanya masih kabupaten atau kota). Harga jual air ini berkisar Rp4.000 s.d. Rp6.000.
  2. Bisnis Air RO (reverse osmosis)
  3. Bisnis air mineral bermerk. Misalnya Aqua, Vit, dan Cleo. Semua pengisian air dan perawatan galon dilakukan oleh pabrik yang bersangkutan. Air minum jenis ini dijual mulai Rp 12.000 s.d. Rp 18.000. Tergantung merk dan lokasi penjualan.

Keunggulan dan Tantangan Usaha Depot Air Minum

Walaupun harus mengeluarkan modal yang lumayan besar, seorang pemilik usaha air minum isi ulang bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Jika dihitung secara kasar, dengan menjual sekitar 50 galon per hari, omset per bulan bisa mencapai jutaan rupiah. Lantas, sebenarnya apa saja keunggulan bisnis depot air minum dibanding bisnis lainnya?

1. Bukan bisnis musiman

Jelas bahwa bisnis air minum isi ulang bukan merupakan bisnis musiman, yang bisa mendulang keuntungan banyak pada periode tertentu saja. Usaha ini akan terus dicari konsumen karena masyarakat selalu membutuhkan air minum. Karena itulah, bisnis ini sangat mungkin memiliki umur panjang.

2. Keuntungan yang menjanjikan

Menjalankan bisnis air isi ulang memberikanmu peluang untuk mendapatkan keuntungan yang menjanjikan, yang terpenting adalah memiliki tekad yang kuat dan keberanian, serta perencanaan yang matang untuk memulai usaha.

3. Tidak butuh keahlian khusus

Usaha depot air minum ini tak membutuhkan keahlian khusus, jadi tentu saja mudah sekali untuk dijalankan. Selain itu, yang sering terjadi adalah konsumen yang mencari, baik dengan menghubungi maupun datang langsung ke depot karena mereka membutuhkan air minum. Namun, alangkah baiknya jika pemilik usaha dapat menyediakan layanan yang memudahkan konsumen, misalnya layanan pengiriman ke alamat konsumen.

4. Bisa dijalankan bersamaan dengan usaha jualan lain di satu tempat

Banyak usaha air minum isi ulang juga menyediakan berbagai kebutuhan lain untuk konsumen, misalnya sembako, gas elpiji, pulsa, dan sebagainya, sehingga usaha tersebut memiliki potensi keuntungan yang lebih besar karena bisa dijalankan bersamaan dengan usaha lain.

5. Tidak membutuhkan tempat yang luas

Untuk memulai usaha depot air tak membutuhkan tempat yang terlalu luas, hanya perlu satu ruang kecil di depan rumah untuk menempatkan mesin isi ulang air. Jadi bisa dikatakan usaha ini tidak membutuhkan banyak biaya untuk sewa tempat, karena bisa dilakukan di rumah sendiri. Hanya dengan sedikit penataan dan perbaikan, ruangan kecil di rumahmu akan menjadi depot air yang siap melayani pelanggan.

 Cara Memulai Bisnis Air Isi Ulang

Hal-hal yang perlu sobat siapkan sebelum memulai usaha jangka panjang ini adalah  :

1. Pilih lokasi yang tepat
Bisnis air isi ulang biasa cocok untuk daerah yang mementingkan ketersediaan air dengan harga murah. Misalnya :
Tempat usaha yang padat karya, misalnya : membangun jalan, membangun gedung, UMKM sektor produksi, dan sektor pekerjaan yang tenaga kerjanya non educated (tidak harus memiliki ijazah).

Pemukiman yang kesusahan air bersih untuk di masak dan mayoritas penduduknya berpenghasilan menengah ke bawah.
Apakah anda tahu tempat lainnya? Silahkan tulis di komentar ya.

2. Ijin dinas kesehatan
Umumnya, penyedia depo air minum membantu pengurusan izin dari kementerian kesehatan. Namun jika tidak, anda harus mengurusnya sendiri, apalagi jika anda membeli peralatan secara terpisah.

3. Kunjungi yang sudah berpengalaman
Hal ini sangat penting, anda tidak cukup hanya mencari semuanya dari internet. Cobalah bertanya ke depo air minum di kota/daerahmu. Dalam satu kota ada pasti ada puluhan depo air minum
Ini penting karena anda bisa bertanya mengenai rekomendasi penyedia depo air minum, tutup galon dan tisu yang bagus tapi terjangkau, tips menjaga kualitas air, aturan terbaru didaerahmu, dan lain-lain.

Cara Menjalankan Bisnis Air Isi Ulang

4. Cara berjualan air isi ulang itu sederhana. Pertama-tama silahkan tawarkan ke calon konsumen secara langsung. Tempelkan juga hasil ijin dinas kesehatan supaya pembeli makin yakin. Buat spanduk yang besar, mencolok, dan mudah dibaca.

5. Jika anda adalah pionir (orang pertama) yang berjualan air di tempatmu, saya sarankan anda menyediakan peminjaman galon gratis untuk pelanggan – pelanggan awal. Harga galon biasanya dianggap memberatkan.

6. Aktif dalam berpromosi, tetaplah bersemangat terutama dalam menjelaskan kualitas air anda

7. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjaga konsumen:
Rajin-rajinlah membersihkan FRP anda, jangan sampai berlumut. Jaga kualitas air minum. Antarlah pesanan secara cepat. Berikan jam kerja yang jelas untuk karyawan anda dan komunikasikan ke konsumen.

8. Siapkan Modal Usaha Anda

Nah kita tidak bisa memungkiri bahwa ada 1 bagian penting yaitu modal. Berapa modal yang dibutuhkan?

Modal Usaha Air Isi Ulang

Dengan asumsi menjual 40 galon perhari, maka perhitungan untuk air isi ulang biasa adalah sebagai berikut :

Paket depo air minum lengkap = Rp 18.500.000
75 galon = 75 x 20.000          = Rp 1.500.000
Motor second untuk karyawan = Rp 5.000.000
Total modal awal                    = Rp 25.000.000

Penghasilan Perbulan :

Hasil penjualan Air = 40 x Rp4.000 x 30 = Rp 4.800.000

Biaya Operasional Perbulan usaha Air Isi Ulang:

2 Karyawan            = Rp 1.200.000
sewa tempat usaha = RP 250.000
Tutup + Tisu Galon = RP 180.000
Air bahan baku       = Rp 720.000
Listrik 500 watt      = Rp 60.000
Bensin Karyawan    = Rp 70.000
Total biaya             = Rp 2.480.000

Penghitungan keuntungan usaha air isi ulang

Penghasilan perbulan         = Rp 4.800.000
Biaya operasional bulanan = Rp 2.480.000 –
Total keuntungan perbulan = Rp 2.320.000
Total keuntungan pertahun = Rp 27.840.000

Lama balik modal = Rp 25.000.000/Rp 2.320.000/bulan = 10,8 bulan
% keuntungan = (keuntungan pertahun)/ (modal )
= 27.840.000/25.000.000 = 111%

Selamat menjalankan usaha. Oke. jika ada yang ingin anda ungkapkan, mari berdiskusi di komentar.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments