Seputar Bank Jago Yang Sempat Sahamnya Melejit

  • Whatsapp
Seputar Bank Jago Yang Sempat Sahamnya Melejit

Apa Itu Bank Jago?

Bank Jago adalah sebuah lembaga keuangan yang berkecimpung di ranah jasa keuangan. Dulunya bank ini termasuk dalam perbankan konvensional yang melayani masyarakat. Namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan dunia, bank ini memasuki era baru dengan bertransformasi dari yang hanya bank konvensional menjadi bank digital.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan bagi aspirasi besar perbankan. Dengan berbasis teknologi inovatif, bank ini melayani kebutuhan masyarakat dalam segi pasar (UMKM), ritel, hingga Mass Market menggunakan layanan perbankan dengan ekosistem pengoptimalan teknologi.

Read More

Sejarah Bank Jago

Sebelum berganti nama menjadi Bank Jago seperti yang dikenal sekarang, bank ini memiliki nama Bank Artos atau PT Bank Artos Indonesia Tbk. Bank Artos sendiri menetapkan tanggal pendiriannya pada 1 Mei tahun 1992. Namun bila dilihat dari Akta yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan RI, Bank Artos didirikan pada tanggal 14 Desember tahun 1992. Lokasi pusat dari pendirian PT Bank Artos Indonesia Tbk sendiri ialah di Bandung. Namun pada bulan Juni tahun 2020 ini, Bank Artos memindahkan kantor pusatnya ke daerah Jakarta Selatan.

Hal tersebut dilakukan karena mengikuti perubahan yang terjadi di dalam PT Bank Artos Indonesia Tbk. Apa saja perubahan-perubahan yang terjadi pada bank ini?

  • Perubahan yang terlihat jelas ialah pada nama bank tersebut. Pada tahun 1992 kamu mengenalnya dengan PT Bank Artos Indonesia Tbk, namun pada tahun 2020 bank ini berubah nama menjadi PT Bank Jago Tbk atau Bank Jago.
  • Perubahan selanjutnya ada pada pendiri sekaligus pemiliknya. Pendiri dan pemilik bank ini dilihat dari pemegang saham pada perusahaan. Sebelumnya di PT Bank Artos Indonesia Tbk, pendiri sekaligus pemegang saham bank Artos adalah:
  1. Arto Hardy
  2. Rudy Hartono Iskkamur
  3. Lanny Miguna
  4. Sinata Arto Hardy
  5. William Arto Hardy
  6. Lina Arto Hardy

Sedangkan untuk saat ini, pendiri sekaligus pemegang saham dari PT Bank Jago Tbk adalah:

  1. Jerry Ng mewakili Metamorfosis Ekosistem Indonesia atau MEI.
  2. Patrick Walujo mewakili Wealthtrack Technology Limited atau WTT.

Cara Buka Rekening Bank Jago

Bagi kamu yang ingin membuka rekening Bank Jago, kamu bisa langsung datang ke kantor cabang bank terdekat atau bisa juga melalui aplikasi Gojek. Caranya hanya dengan membuka aplikasi Gojek, dan kamu bisa mencari layanan untuk buka rekening dan menabung di Bank Jago Syariah. Menariknya, dari aplikasi Gojek, kamu bisa dengan jauh lebih mudah untuk mengelola keuangan kamu.

Saham Bank Jago Sekarang Tiba-Tiba Anjlok

Sepekan terakhir harga Bank Jago turun hanpir 13%. Pada Kamis (7/10) tutup di angka Rp 13.125 per saham. Melorot 3,49% dibandingkan hari sebelumnya. Jauh dibandingkan harga tertinggi pada 29 Juli 2021 di harga Rp 18.375 per saham.

Apa yang sebenarnya terjadi?  Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy sudah beberapa kali mengimbau  agar investor berhati-hati menyikapi saham-saham bank kecil yang harganya sudah jauh lebih tinggi dari harga buku.

Menurutnya, saham bank dengan price to book value (PBV) sudah terlalu tinggi diperkirakan akan cenderung turun. “PBV yang wajar untuk bank kecil hanya 1 kali -1,5 kali,”kata Budi, Rabu (6/10).  Saat ini hanya Bank Capital  BACA dan Bank Artagraha Intenational Tbk (INPC) yang tercatat masuk dalam kisaran wajar tersebut dengan PBV masing-masing 1,4x dan 0,6x,

Lalu ada Bank Bumi  Artha (BNBA)  dan Bank Ganesha (BGTG )memiliki PBV masing-masing 1,9x. Bank-bank kecil lain yang “jualan” platform bank digital sudah sangat tinggi. PBV Bank Harda (BBHI)  119 kali, Bank Jago (ARTO) 22,9 kali, saham Bank Aladin Syariah (BANK) 31,7x, Bank Bisnis Internasionalk  (BBSI) 16,6x dan Bank Neo Commerce (BBYB) 9,02 x

Terkait Bank Jago, mulai   muncul pertanyaan konsep kerjasama dengan Gojek. Pada keterbukaan informasi 13 September lalu, Bank Jago mengakui kerja sama dengan Gojek tidak bersifat eksklusif. Padahal selama ini Bank Jago selalu menggadang-gadang menggandeng Gojek.

Di sisi lain, Grup GoTo sendiri walau memiliki Bank Jago melalui Gojek, tetap menjadi ekosistem terbuka. GoTo Financial sudah bekerjasama dengan 20 lembaga keuangan. Bahkan Bank Jago tidak masuk dalam skema financial service GoTo Financial. Saat penggabungan Gojek dan Tokopedia, tampak GoTo Financial terdiri dari GoPay, Paylater (menggandeng fintech Findaya di GoPay), Gostore, Moka, Gosure, GoInvestasi, Seily, Midtrans dan Gobiz Plus.

Itulah fakta-fakta Bank Jago, bank yang sempat bikin heboh karena sahamnya yang mendadak meroket di Bursa Efek Indonesia.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments