Strategi Memilih Tempat Usaha Yang Tepat

  • Whatsapp
Strategi Memilih Tempat Usaha Yang Tepat

1. Lokasi usaha yang mudah terlihat

Bertempat pada area yang mudah terlihat, sudah pasti akan banyak memperoleh perhatian dan tentunya juga memudahkan untuk masa perkenalan dan promosi bisnis Anda yang baru saja mulai dirintis. Selain itu, lokasi yang mudah terlihat juga akan menekan biaya promosi pada awal pembukaan atau promo-promo peluncuran produk baru Anda selanjutnya.

Sebagai contoh adalah sebuah usaha kuliner jajanan khas. Memilih tempat usaha pada lokasi wisata adalah salah satu spot yang cukup strategis. Hal ini sangat beralasan karena kemungkinan besar pengunjung akan tertarik untuk menjadikan produk Anda sebagai oleh-oleh sepulang dari berwisata.

Satu contoh lagi, misalnya usaha fotocopy. Merencanakan usaha ini akan lebih tepat sasaran jika berada pada lokasi ramai seperti area kampus, perkantoran, dan sekolah. Alasannya sudah pasti yang mana orang-orang di sekitar wilayah tersebut akan banyak melakukan aktivitas yang berhubungan dengan alat tulis, cetak, dan keperluan kantor lainnya.

2. Akses

Arus orang dan kendaraan serta kemudahan akses menuju lokasi usaha juga harus dipertimbangkan. Dengan memilih lokasi dimana banyak orang yang berlalu lalang serta akses yang tidak rumit akan membuka peluang kunjungan konsumen.

3. Biaya membangun atau sewa tempat usaha

Jika Anda mampu dan memiliki budget anggaran untuk membangun sendiri tempat usaha dilokasi yang strategis, hal ini akan lebih menguntungkan dan menjadi value tersendiri. Di lain hal,  tidak ada salahnya jika memang Anda membidik bangunan yang notabene adalah merupakan salah satu jenis investasi yang menguntungkan sekalian untuk menanamkan modal dan berinvestasi jangka panjang.

Namun, apabila harus menyewa, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tempat yang strategis tentu akan dibanderol dengan harga sewa yang cukup tinggi oleh pemiliknya. Kalkulasi atau perhitungan yang cermat harus Anda lakukan sebelum membuat keputusan kontrak sewa dengan pemilik lahan. Pertimbangkan apakah keuntungan setiap bulan akan mampu untuk memenuhi kebutuhan sewa lahan dan operasional usaha berikutnya.

Biasanya, setelah masa kontrak Anda berakhir, kemudian ingin memperpanjang, kenaikan harga sewa sudah tentu menanti di depan mata. Apalagi, jika tampak jelas bahwa bisnis yang Anda bangun di sana telah berkembang pesat dan memiliki konsumen yang loyal.

4. Dekat dengan konsumen

Tentukan dahulu siapa yang menjadi target pasar Anda, apakah untuk umum, wanita, anak-anak, atau segmen tertentu. Membuka usaha dilokasi yang dekat dengan konsumen akan memudahkan mereka untuk.mengunjungi tempat usaha Anda, terlebih mereka bisa menghemat waktu dan biaya.

5. Terkait masalah perijinan bisnis dan usaha

Meskipun terkadang sering dilupakan, sebaiknya jangan pernah menganggap remeh masalah legalitas. Bukan hanya terbatas pada izin usaha, melainkan harus meliputi segala aspek yang berhubungan dengan bisnis yang Anda jalankan termasuk produk yang Anda tawarkan.

Mengabaikan poin ini akan menjadi risiko besar yang bisa saja tidak akan pernah diduga akan membawa dampak buruk bagi bisnis atau usaha Anda di kemudian hari. Akan lebih menyesal lagi jika perjalanan usaha Anda sudah mulai menampakkan perkembangan, kemudian tersandung masalah legalitas perizinan tempat usaha, tentu akan fatal jadinya.

Seperti lokasi yang sertifikat kepemilikan lahannya tidak jelas. Misalkan, area pinggiran terminal atau stasiun yang dibangun ruko kemudian disewakan. Memang lokasi usaha seperti ini sangat strategis, tetapi jika legalitasnya tidak jelas, risiko sewaktu-waktu terjadi penggusuran tentu akan lebih membuat Anda frustasi.

6.Lingkungan sekitar tempat usaha

Tempat usaha juga tidak bisa dilepaskan dari lingkungan sekitarnya yang turut mempengaruhi image usaha serta minat pelanggan untuk berkunjung. Misalnya, jika Anda hendak membuka usaha kuliner, lebih baik jika tetangga Anda adalah usaha cafe, alat tulis, atau warnet. Jangan memaksakan membuka usaha kuliner yang berdeketan dengan bengkel, tempat cuci kendaraan, atau toko bangunan.

Terlepas dari poin-poin diatas, insting bisnis Anda juga turut berkontribusi dalam pemilihan tempat usaha. Yang perlu diingat dalam memilih lokasi adalah belum ada usaha serupa atau belum banyak pesaing dalam radius 500 meter dari tempat Anda.

Dengan mengetahui cara memilih lokasi yang strategis untuk bisnis Anda, maka Anda bisa memaksimalkan peluang usaha Anda sehingga mampu mendatangkan keuntungan maksimal.

Related posts

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments