Trik Negosiasi Gaji Untuk Fresh Graduate

  • Whatsapp
Trik Negosiasi Gaji Untuk Fresh Graduate

Semuanya orang pasti ingin memperoleh upah yang selaras ataukah melewati kemauannya.

Karena itu, pasti kita perlu kuasai tehnik perundingan upah yang pas, apa lagi bila kita ialah seorang alumnus baru alias fresh graduate.

Read More

Harus dipahami, berapa saja upah awalan yang dijajakan, kita selalu dapat bertransaksi dengan perusahaan yang memberikan penawaran.

Bahkan juga menurut coach profesi dan penulis dari Prep, Push, Pivot Octavia Goredema, umumnya faksi pemberi kerja sudah memperhitungkan sebuah perundingan upah.

Tetapi, pasti cara perundingan upah tidak dapat asal-asalan. Pasalnya bila salah cara, perusahaan bisa jadi tidak jadi mengambil kita.

Karena itu, lihat panduan perundingan upah yang pas untuk beberapa fresh graduate berikut supaya tidak salah cara.

– Mencari informasi lebih dulu

Saat sebelum interviu dilaksanakan, Goredama merekomendasikan supaya kita cari informasi berkaitan upah lebih dulu.

“Ada beberapa website yang bisa memprediksi range upah untuk kedudukan yang kita bidik, dan range itu dapat berlainan, tergantung pengalaman dari kita,” tutur ia.

Maka coba untuk cari informasi dari beberapa situs seperti LinkedIn, Indeed, atau Payscale, dan lihatlah range upah paling rendah dan paling tinggi yang dijajakan perusahaan untuk status yang kita bidik.

Lalu, prediksikan upah yang kita harapkan dengan range itu sebagai referensi.

Tetapi, yakinkan untuk menimbang tuntutan hidup tercukupi dengan aman saat sebelum memutuskan upah yang kita harapkan.

“Lalu ingat-ingatlah, tidak ada perusahaan yang hendak bayar kita dengan upah tinggi bila kita tidak penuhi atau melebihi semua syarat yang mereka mencari,” tutur ahli profesi di ResumeBuilder.com, Stacie Haller.

Maka bawa semua bukti yang menunjukkan, kita patut terima upah paling tinggi dalam batasan yang sudah kita tetapkan.

– Buat daftar keperluan primer

Selainnya upah, pikirkan juga faedah (keuntungan) apa yang diharap. Misalkan asuransi kesehatan, gaji lembur, dan yang lain.

“Maka bikinlah daftar keuntungan apa yang kita harapkan, hingga kita tahu apakah yang diperlukan saat mencari pekerjaan,” kata Haller.

Haller menambah, kemungkinan kita akan turunkan range upah yang diharapkan bila mendapatkan jam kerja yang fleksibel atau memperoleh training.

Harus dipahami, beberapa perusahaan tuliskan daftar keuntungan yang hendak kita peroleh di website resminya . Maka bila membidik satu tugas, coba lihat situs sah itu.

Menurut situs ZipRecruiter, beberapa perusahaan tawarkan beberapa bonus pertama kalinya masuk kerja, bekerja jarak jauh, asuransi untuk hewan piaraan, dan benefiit kesehatan.

– Ucapkan kemauan membahas upah

Saat mengawali proses interviu, beberapa perusahaan biasanya akan menjelaskan range upah yang mereka pasarkan, memberikan kita waktu untuk menimbangnya.

Nach, bila upah yang dijajakan dekati yang kita harapkan atau bila perusahaan itu belum menjelaskan mengenai detil tugas untuk jumlah itu, tunggu penawaran perundingan.

“Kita tidak dapat lakukan perundingan bila perusahaan itu belum jatuh hati pada kita,” kata Haller.

Lalu sesudah terima penawaran, kita dapat menjelaskan, “Saya ingin membahas jumlah upah, apa dapat perundingan?”

Kita dapat menjelaskan range upah yang kita harapkan dan menerangkan argumen di belakangnya, terhitung menerangkan kecocokkannya dengan pengalaman kita.

Perusahaan bisa jadi terima penawaran kita atau malah menampiknya.

Nach bila ditampik, kita dapat coba menjelaskan mengenai fokus keuntungan yang kita harapkan dan tawarkan diri untuk membahas ganti rugi yang lain bisa kita terima nanti.

– Ingat, ada selalu sepakat

Sesudah membahas upah dan keuntungan, kita tak perlu membahas apa saja kembali.

“Apa yang kita kerjakan pada proses perundingan akan memperlihatkan bagaimana kita akan berperangai pada tempat kerja,” tutur Haller.

Simak juga: Langkah Perundingan Upah Saat Dirayu oleh Perusahaan Pesaing

Maka yakinkan untuk berlaku hormat, selalu lakukan suatu hal yang logis, dan usaha ramah.

Harus diingat, akan ada selalu sepakat.

Kemungkinan, perusahaan tidak bisa memberikan kita upah dengan tinggi yang kita harapkan atau tugas jarak jauh sepanjang satu minggu yang didambakan.

Tetapi, bila kita menyenangi tugas itu, pasti itu bukan suatu hal yang percuma dan menjadi kesempatan besar dalam profesi kita.

Related posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments